Aku teringat saat-saat indah
kau hadir didepanku
ada fantasi sesaat
laksana raga polos yang indah
didalam siksaan kesedihan yang tiada harapan
terusik oleh imajinasi yang mengganggu
terngiang-ngiang suaramu yang lembut ditelingaku
aku masih bermimpi melihat wajahmu yang manis
bertahun-tahun telah berlalu
badai dan bencana silih berganti
membuyarkan kenangan masa lalu
aku pun melupakan suaramu yang lembut
didalam kehidupan yang berliku-liku
umurku pun bergulir secara perlahan
tiada orang yang peduli, tiada naluri bersyair
tiada air mata, tiada kehidupan dan tiada cinta
jika sekarang aku mulai sadar
saat ini muncul dirimu dihadapanku
laksana fantasi sesaat
laksana raga polos yang indah
hatiku melompat-lompat kegirangan
demi dia segalanya tersadarkan kembali
ada orang yang peduli, ada naluri untuk bersyair
ada kehidupan, ada air mata, juga ada cinta
BY : PUSHKIN
Senin, 14 Februari 2011
Sabtu, 05 Februari 2011
***Sudah Waktunya Pergi***
***
Hari demi hari bergulir bagaikan terbang
Setiap menit membawa pergi bagian hidup
Yang kita harapkan adalah kehidupan
Tetapi kau lihat, ajal malah menjelang
Di dunia ini tiada kebahagiaan
Yang ada hanyalah kebebasan dan kesunyiaan.
***
Hari demi hari bergulir bagaikan terbang
Setiap menit membawa pergi bagian hidup
Yang kita harapkan adalah kehidupan
Tetapi kau lihat, ajal malah menjelang
Di dunia ini tiada kebahagiaan
Yang ada hanyalah kebebasan dan kesunyiaan.
***
Kumpulan Puisi Pushkin
"NAMA KU"
Apalah artinya namaku bagimu ?nama itu tak berjiwa
Dia akan menghilang, seperti raungan kecil
Dari gelombang yang menghantam tepian di kejauhan
Seperti suara riuh malam di hutan lebat !
Nama itu akan tertulis dikertas memo, dengan kesedihan
Cetakannya akan terlihat kusam
Seperti tulisan di batu nisan
Tertinggal dalam bahasa asing
Apalah artinya nama itu ?sudah lama terlupakan
Dalam amukan gelombang dan angin baru yang menggelegak
Dia akan membawakan kenangan yang lembut dan murni
Di dalam lubuk jiwamu
Namun, di dalam hari-harimu yang sunyi dan sedih
Kumohon sebutkan namamu dengan lirih
Katakan bahwa "ada yang sedang merindukanku"
Di dunia ini aku hidup di dalam hati seseorang yang merindukanku
"LIRIK LAGU KLA PROJECT - YOGYAKARTA"
Artist : Kla Project
Lirik Lagu : Kla Project - Yogyakarta
Kla Project - Yogyakarta
Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgi saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama suasana Jogja
Di persimpangan, langkahku terhenti
Ramai kaki lima menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila
Musisi jalanan mulai beraksi seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri, di tengah deru kotamu
(Walau kini kau t’lah tiada tak kembali) Oh…
(Namun kotamu hadirkan senyummu abadi)
(Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi)
(Bila hati mulai sepi tanpa terobati) Oh… Tak terobati
Musisi jalanan mulai beraksi, oh…
Merintih sendiri, di tengah deru, hey…
Walau kini kau t’lah tiada tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi
(untuk s’lalu pulang lagi)
Bila hati mulai sepi tanpa terobati, oh…
(Walau kini kau t’lah tiada tak kembali)
Tak kembali…
(Namun kotamu hadirkan senyummu abadi)
Namun kotamu hadirkan senyummu yang, yang abadi
(Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi)
Izinkanlah untuk s’lalu, selalu pulang lagi
(Bila hati mulai sepi tanpa terobati)
Bila hati mulai sepi tanpa terobati
Walau kini engkau telah tiada (tak kembali) tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu (abadi)
Senyummu abadi, abadi…
Lirik Lagu : Kla Project - Yogyakarta
Kla Project - Yogyakarta
Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgi saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama suasana Jogja
Di persimpangan, langkahku terhenti
Ramai kaki lima menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila
Musisi jalanan mulai beraksi seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri, di tengah deru kotamu
(Walau kini kau t’lah tiada tak kembali) Oh…
(Namun kotamu hadirkan senyummu abadi)
(Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi)
(Bila hati mulai sepi tanpa terobati) Oh… Tak terobati
Musisi jalanan mulai beraksi, oh…
Merintih sendiri, di tengah deru, hey…
Walau kini kau t’lah tiada tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi
(untuk s’lalu pulang lagi)
Bila hati mulai sepi tanpa terobati, oh…
(Walau kini kau t’lah tiada tak kembali)
Tak kembali…
(Namun kotamu hadirkan senyummu abadi)
Namun kotamu hadirkan senyummu yang, yang abadi
(Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi)
Izinkanlah untuk s’lalu, selalu pulang lagi
(Bila hati mulai sepi tanpa terobati)
Bila hati mulai sepi tanpa terobati
Walau kini engkau telah tiada (tak kembali) tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu (abadi)
Senyummu abadi, abadi…
Jumat, 04 Februari 2011
Apa sih ga jelas, hehee
Setelah 2 hari kgak ngnet. Akirnya hari ini w OL jg, hahaaa(apa sih gajebo y), udahlah gak penting, yang jelas hari ini, w bisa nulis diblog w. Untuk pertama kalinya, heee norak banget yaa w(bodo amat, yg jlas w seneng banget hiikk),,. Mau nulis jg w masih bingung ni, besok lagi aja kali yaa, udah malem mau tidur aja ah, good night,,:)
Langganan:
Postingan (Atom)








